Uang Nasabah BRI Hilang Secara Misterius

uang nasabah BRI hilang

Baru-baru ini viral tersiar kabar mengejutkan uang nasabah BRI hilang secara misterius. Nasabah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) cabang Kediri mengaku kecewa lantaran uang di dalam ATM mereka tiba-tiba hilang secara misterius. Berdasarkan informasi yang didapat dari pantauan detik.com di lapangan,  lebih dari 30-an nasabah BRI yang melapor. Mereka kehilangan uang dalam jumlah yang bervariasi, yaitu antara Rp 500ribu – 10 juta. Hal ini baru diketahui nasabah ketika mereka mendapat laporan notifikasi berupa pesan singkat di telepon genggam yang mengatakan adanya transaksi pengambilan uang yang bervariasi.

Para nasabah itu kemudian berbondong-bondong datang ke kantor BRI untuk mengetahui penyebab hilangnya uang dalam rekening tabungan itu. Informasi terbaru bukan hanya 1 kantor BRI saja yang dibobol melainkan ada tiga unit kantor BRI. Ketiga unit itu adalah BRI Unit Ngadiluwih, BRI Unit Purwokerto, dan BRI Unit Kras. Kantor BRI membuka layanan pengaduan khusus untuk permasalahan ini.

Mendapat laporan ini, Kapolsek Ngadiluwih, AKP Shokib Dimyati bersama jajarannya langsung mendatangi kantor BRI Ngadiluwih dan melakukan penyelidikan awal (13/03/2018). Kedatangan anggota kepolisian juga untuk menenangkan nasabah yang merasa resah dan mulai khawatir mengenai uang nasabah BRI hilang secara misterius. “Saya sudah sejak pagi ada di sini. Kami masih sebatas menyelidiki dan mengamankan lokasi karena banyak masyarakat yang resah dengan kabar hilangnya uang mereka,” ujarBapak Kapolsek Shokib. Hingga saat ini belum ada pihak perwakilan BRI Ngadiluwih yang bersedia memberikan keterangan resminya. Sejumlah nasabah juga masih berdatangan dan berniat melakukan pemblokiran terhadap rekening tabungannya. Kapolsek Ngadiluwih AKP Sokhib Dimyati mengimbau nasabah untuk tetap tenang dan tidak panik, karena ada niat baik dari pihak bank untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Reaksi Bank BRI Kediri Mengenai Kasus “Uang Nasabah BRI Hilang Secara Misterius”

Manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) angkat bicara mengenai uang nasabah BRI hilang secara misterius di unit kantor Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur. Dugaan awal, kemungkinan nasabah terkena aksi skimming. Skimming memang bukan hal baru di Indonesia. Ini adalah tindakan pencurian informasi kartu debit atau kredit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu debit atau kredit secara ilegal untuk memiliki kendali atas rekening korban. Perwakilan BRI cabang kediri angkat bicara terkait kabar raibnya uang nasabah. Pihak bank menjamin akan mengganti uang yang hilang, namun sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan BRI.

uang nasabah BRI hilang

Baca Juga : “Curhat Mengejutkan Dari Kalina, Chicka Jessica Melarang Bertemu Azka Anaknya”

Menurut Kepala Cabang BRI Kediri Dadi Kusnadi, dari pemeriksaan awal yang dilakukan kantor BRI pusat. Aliran dana transaksi misterius itu dikelola dari luar negeri. Itu diduga diawali dari penyadapan data nasabah pada kartu ATM melalui metode skimming. Hal itu salah satunya diperkuat pada transaksi rekening yang menunjukkan jumlah nominal yang tidak bulat. Ada embel-embel angka tertentu pada nilai transaksi yang terjadi karena konversi kurs mata uang. “Kurs konversi dollar atau yen atau apa, masih diteliti oleh kantor pusat,” ujar Kepala BRI Cabang Kediri Dadi Kusnadi.

Pihak BRI tengah menempuh jalur hukum dengan melaporkannya kepada polisi. “Kantor pusat sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan FBI karena (diduga pelaku) ada di luar negeri,” tutur Dadi. Soal penyadapan data kartu ATM nasabah, Dadi mengungkapkan, kemungkinan sudah dilakukan sudah lama karena pihak BRI sudah intensif melakukan penertiban atau sterilisasi mesin ATM sebulan belakangan ini.

Himbauan Dan Langkah Yang Harus Dilakukan Agar Tidak Menjadi Korban 

Dadi mengatakan, BRI belum bisa menyebutkan total jumlah nasabah yang mengalami kehilangan uang ataupun total nominal uang yang hilang. Data masih diolah dan laporan masih ditelusuri. Dadi mengimbau para nasabah untuk tetap tenang dan datang ke kantor BRI untuk mengecek rekeningnya. Dia menegaskan, setiap komplain yang masuk akan dilayani hingga rampung. BRI, lanjut dia, juga berharap masyarakat tidak panik karena bank akan melakukan penggantian setiap uang nasabah yang hilang sesuai prosedur.

Terhadap nasabah yang sudah menjadi korban, pihak bank BRI akan melakukan pemblokiran rekening lalu diberlakukan pendataan dan penelitian lanjutan agar nantinya uang yang hilang itu bisa diganti melalui mekanisme yang ada. Nasabah lainnya yang tidak menjadi korban diimbau untuk sering mengganti nomor PIN kartu ATM dan tidak dengan mudah memberikan informasi rekening kepada sembarangan orang.