Bantahan Tyas Mirasih Diduga Menculik Anak Bernama Amadine Cattleya

tyas mirasih diduga menculik

Tyas Mirasih diduga menculik seorang anak kecil bernama Amandine Cattleya yang baru berusia 5 tahun, Awal mulai isu itu beredar saat Sisilia Supriyadi (ibunda Amandine) meninggal dunia pada bulan November 2017. Sejak sang ibu meninggal, Amandine hidup yatim piatu. Sebab, Ayahnya yang bernama Billy juga telah pergi meninggal dunia terlebih dahulu.

Berita ini menjadi viral dan berkembang dikarenakan sebelumnya ada seorang wanita bernama Maryke Harris Pohu Nenek dari Amandine (Orangtua Billy) , menyebut Tyas membawa kabur cucunya sejak November 2017 dan tidak dikembalikan hingga hari ini. Maryke pun sempat melaporkan Tyas ke KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Namun Tyas membantah semua tuduhan tersebut tidak ada penculikan seperti yang telah diutarakan Maryke Harris. Sebab mendiang Sisil, yang merupakan ibu kandung Amadine Cattleya, adalah sepupunya. “Disini saya membantah bahwa saya diduga menculik Amadine. Saya dengan Sisil itu sepupu-an. Ibu dari Sisil dan ibu saya itu saudaraan.

Tyas Mirasih akhirnya datang memenuhi panggilan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia, jumat (16/03/2018). Tyas datang bersama suami Raiden Soedjono, sepupunya Amanda Seali Syah, serta pamannya Steffi Billianto serta bukti-bukti. Hal itu untuk menegaskan isu yang berkembang Tyas Mirasih diduga menculik anak yang bernama Amandine Cattleya. Tyas membantah semua tudingan yang dilontarkan oleh nenek Amadine atau orangtua dari Billy, terkait dugaan penculikan. “Di sini saya membantah bahwa saya diduga menculik Amadine. Saya dengan Sisil itu sepupu-an. Ibu dari Sisil dan ibu saya itu saudaraan,” kata Tyas Mirasih ketika ditemui di Gedung KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.

Steffi Billianto, paman Tyas Mirasih , menyebut keponakannya tidak menculik anak bernama Amandine. Setelah Sisilia meninggal dunia November 2017 lalu, Steffi diminta oleh suami Ita Salim (ibu angkat Amandine) untuk menjemput Amandine. Steffi adalah adik kandung dari ibunda Tyas dan ibunda Sisilia. “Nah karena rumah saya masih dalam renovasi, saya minta tolong Tyas. Tolong Tyas kamu ambilkan (Amandine) dulu. Kamu lebih dekat dari sana (Pondok Indah) dan kamu deket dengan Amandine,” kata Steffi dalam jumpa pers di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

November 2017 lalu, Tyas pun membawa Amandine ke kediamannya. Selama tinggal di kediamannya ia memperlakukan Amandine selayaknya buah hati sendiri. “Bisa di lihat di Instastory saya, anaknya sehat wal afiat,” kata Tyas. Tyas mengatakan, Amandine hanya berada di kediamannya selama tiga minggu sejak November 2017. Hingga hari ini, Amandine tinggal di rumah Amanda Seali. Setiap akhir pekan, ia dibawa ke kediaman Steffi selaku kakeknya.

KPAI Bicara Mengenai Isu “Tyas Mirasih Diduga Menculik Anak Bernama Amadine Cattleya

tyas mirasih diduga menculik

Datang ke KPAI, sekitar kurang lebih dua jam, Tyas Mirasih dan Keluarga pun keluar dari ruangan KPAI dan jumpa pers untuk klarifikasi mengenai isu “Tyas Mirasih Diduga Menculik”.

“Hari ini kami mendapatkan informasi sebagaimana dugaan minggu lalu, bahwa terkait dengan proses penculikan ini ketika nenek (Maryke) melaporkan ke KPAI sesungguhnya ini bukan proses penculikan,” kata Rita, wakil ketua KPAI, dalam jumpa pers. Dari pertemuan itu pula, diketahui Amandine tidak tinggal bersama Tyas.Tyas mengaku, Amandine hanya berada di kediamannya selama tiga minggu sejak November 2017.

Baca Juga : “Terungkap Misteri Pembobol Uang Tabungan! 5 Orang Ditangkap”

“Dengan kehadiran mbak Tyas dan saudara-saudaranya, om steff. Menjelaskan bagaimana Amandine ini selama ini diasuh, juga tumbuh kembangnya. Prinsipnya bagi KPAI, kami masih terus melakukan pendalaman tapi hasil dari ini, memberikan gambaran bagaimana kondisi Ananda sekarang yang saat ini sudah bersekolah,” sambungnya.

“Kami tentu berharap bahwa hak-hak Ananda terkait dengan pengasuhannya akan terus baik. Ke depan KPAI akan melakukan beberapa langkah lagi, termasuk ada visit, kemudian juga pemanggilan kepada pihak-pihak yang lain. Dan prinsipnya kami juga menghimbau kepada media, anak ini butuh tumbuh kembang yang baik dan kami berharap privasinya juga dijaga. Karena ini kan terkait dengan masa depannya. Meski pun teman-teman juga membutuhkan berita tetapi jauh lebih baik ketika teman-teman juga menghormati hak dari anak ini,” imbuh Rita.

Nantinya, KPAI juga akan mempertemukan kedua belah pihak, yakni pihak Tyas dan pihak Maryke.”Kita masih terus berkordinasi dengan semua pihak yang terkait. Untuk bagaimana ke depan pengasuhan dan pewaliannya,” ucap Rita.

Saya sebagai penulis tentunya semua pihak berharap yang terbaik untuk tumbuh kembangnya Amandine.