Status Tersangka Hary Tanoe Tidak Mengganggu Aktivitas Perindo

Status Tersangka Hary Tanoe Tidak Mengganggu Aktivitas Perindo

Status tersangka Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedijo tidak mempengaruhi aktivitas partai. Hal tersebut ditegaskan oleh sekretaris jendral partai Perindo Ahmad Rofiq.

Meski Hary Tanoesoedijo berstatus sebagai tersangka, namun Rofiq menyatakan persiapan pemilu tetap akan berjalan sebagaimana mestinya.

Rofiq juga menilai bahwa ada kejanggalan dengan status Hary sebagai tersangka, karena sempat ada perbedaan pernyataan anatara kejaksaan dan Polri terkait status hukum bos MNC tersebut.

“Kami tidak akan mundur. Persiapan kami untuk politik yang lainnya juga telah kami lakukan upaya. Jandi tidak masalah.” Ujar Rofiq kepada Kompas.com (23/6/2017).

Bahkan, Rofiq menyampaikan bahwa saat ini Perindo telah menyelesaikan seluruh persiapannya untuk verifikasi partai politik peserta pemilu.

Menurut UUD Pemilu memang rencananya hanya partai yang baru saja akan dilakukan verifikasi kepengurusannya hingga ketingkat kecamatan.

“Persiapan verifikasi sudah selesai. partai Perindo sama sekali tidak terganggu, sedikitpun.” lanjut Rofiq.

Kepastian lain bahwa CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo telah ditetapkan menjadi tersangka keluar dari keputusan Kepada bagian penerangan umum divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto.

Hary diduga melakukan ancaman melalui media elektronik kepada kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.

“SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) diterbitkan (dengan Hary Tanoe) sebagai tersangka,” ujar Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/6/2017).

Rikwanto menganggap penyidik sudah menemukan bukti awal yang cukup kuat sebagai indikator penentuan Hary sebagai tersangka. SPDP baru dikeluarkan dalam minggu ini.

“Kalau tidak salah dua hari lalu,” kata Rikwanto.

Berita ini diambil dari sumber Tribunnews.com yang berjudul : Hary Tanoe Jadi Tersangka, Aktivitas Perindo Tak Terganggu