Perselingkuhan Tragis, Istri Tewas Oleh Pembunuh Bayaran Dari Suami

BERITAONLINE.ORG — Kisah perselingkuhan dengan tragis yang memakan korban terjadi di Tebo.

Seorang suami yang bersekongkol dengan selingkuhan untuk mencari seorang pebunuh bayaran yang ditugaskan untuk menghabisi sang istri. Si pembunuh bayaran pun beraksi dengan pistol rakitan miliknya, menembak Sujiati dua kali hingga tewas.

Perselingkuhan Tragis, Istri Tewas Oleh Pembunuh Bayaran Dari Suami

Sebelumnya Sujiati (37) meninggal, seminggu lalu sang suami (sebut saja dengan SJ) meminta bantuan kepada SI untuk menghabisi nyawa istrinya. SI masih dalam ikatan keluarga dengan RO yang merupakan selingkuhan SJ selama dua tahun belakangan.

Pembunuhan ini adalah pembuktian janji SJ akan menikahi RO setelah membunuh Sujiati, awalnya direncanakan dengan guna-guna namun agar lebih cepatnya dengan meminta bantuan SI.

SI pun lalu meminta rekannya RM yang merupakan pekerja bangunan dan mempunyai senjata rakitan. Dan RM menyanggupi karena dijanjikan uang dan perhiasan yang dipakai Sujiati sebagai bayarannya.

Setelah itu, RM dan SI mendatangi rumah Sujiati Kamis (12-04-2018) dan melakukan aksinya. Sujiati meninggal dunia setelah terkena tembakan pada bagian kepala dan punggung dan ditembak oleh pelaku RM yang tanpa belas kasihan dan tidak menggunakan penutup wajah.

Sujiati ditembak sekitar pukul 23.00 WIB

Saat itu SJ sedang menghadiri pesta pernikahan di Pademan yang berjarak sekitar 6 Kilometer dari rumah korban. Kejadian awal, malam itu tersangka masuk ke rumah korban melalui pintu belakang. Dan Kemudian tersangka langsung menuju kamar dan menembak korban yang sedang tidur.

Saat itu juga terdengar suara letusan sebanyak dua kali. Letusan tersebut adalah suara tembakan dari pelaku yang mengenai punggung dan kepala korban. Aksi tersangka ini terlihat oleh anak korban Reni Septiani (14). Anak korban berlari keluar rumah sambil berteriak untuk meminta bantuan tetangga. Saat panik dengan teriakan Reni, RM hanya sempat mengambil perhiasan gelang yang ada di tangan Sujiati.

RM dan SI langsung melarikan diri menuju Sengeti hingga kembali ke kediamannya di Mandiangin. RM dan SI ditangkap oleh warga di Kilometer 5 Mandiangin Selasa (17-04-2018) dan merupakan hasil pengembangan dari penangkapan SJ sehari sebelumnya di Lubuk Madrasah Tengah Ilir. Di hari yang sama polisi juga mengamankan seorang wanita berinisial RO yang merupakan selingkuhan SJ selama dua tahun terakhir.