Tiga Fakta Penutupan Sense Karaoke dan Diskotik Exotic

BERITAONLINE.ORG – Ini menjadi akhir bagi tempat hiburan Sense Karaoke dan Diskotik Exotic. Secara resmi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup dua tempat tersebut. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan kejadian ini merupakan pesan bagi semua pengusaha hiburan malam.

Tempat hiburan yang mereka miliki, harus dijaga agar benar-benar bersih dari narkoba. “Saya ingin sampaikan kepada pemilik hiburan yang akan membuka lapangan kerja, untuk memastikan tempatnya tidak dijadikan tempat konsumsi dan peredaran narkoba,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta.

Sandiaga tidak ingin berkompromi dengan masalah narkoba. Tidak ada toleransi untuk tempat hiburan yang mengedarkannya. Berikut ini adalah tiga fakta yang terjadi dalam penutupan Exotic dan Sense pada Kamis pagi.

Tiga Fakta Penutupan Sense Karaoke dan Diskotik Exotic

Dengan Pasukan Satpol PP Perempuan

Tidak memerlukan pasukan dengan banyak perlengkapan untuk menutup tempat hiburan. Cukup anggota Satpol PP perempuan yang menyambangi Sense dan Exotic. Mereka juga tidak membawa alat apa pun, hanya selembar spanduk untuk ditempel di lokasi pelanggaran dan kertas. Ada alasan di balik dipilihnya Satpol PP perempuan itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan mereka sebelumnya sukses menutup Alexis. Tim yang sama pun akhirnya dikerahkan di Exotic dan Sense untuk melanjutkan kesuksesan tersebut. “Kemarin sudah sukses, don’t change the winning team,” ujar Sandiaga. Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan perempuan dipilih agar penutupan berjalan tanpa kekerasan. “Wanita kan penuh dengan keramahan, penuh dengan senyum, diharapkan semua bisa berjalan dengan baik tanpa ada kekerasan,”

Proses cepat

Proses penutupan Exotic dan Sense adalah paling tercepat dibandingkan Alexis. Semua berkat adanya Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Penyelenggara Usaha Pariwisata.

Masuknya narkoba dalam pelanggaran berat pergub itu. Tempat hiburan yang melakukan pelanggaran berat bisa langsung dicabut seluruh izin usaha tanpa surat peringatan.

Tanpa perlawanan

Berbeda dengan pengalaman di Alexis, penutupan Exotic dan Sense berlangsung tanpa adanya perlawanan. Di Sense, anggota Satpol PP menyisir sudut-sudut ruangan karaoke yang berada di lantai 7. Setelah itu, Satpol PP juga memasang garis Satpol PP berwarna kuning di sejumlah ruangan. Spanduk dan stiker berisi informasi penyegelan juga dipasang di beberapa pintu masuk. Hal yang tak jauh berbeda juga terjadi di Exotic. Mereka berusaha membuka pintu diskotik dengan menggedor rolling door, tetapi tak ada jawaban dari dalam.

Akhirnya, mereka menyiapkan stiker dan spanduk tanda penyegelan untuk dipasang. Dua stiker penyegelan ditempel di pintu kaca dan di rolling door hitam. Sementara itu, sebuah spanduk juga dipasang di atap pintu utama. Spanduk tersebut berisi tulisan, “Dengan ini melarang dan menutup kegiatan usaha Bernama Usaha Exotic, Jenis Kegiatan Diskotik, Live Musik, Bar, dan Tempat Pijat “.