Terungkap!! Keterkaitan Syahrini Dalam Kasus First Travel

keterkaitan syahrini dalam kasus first travel

Sidang lanjutan kasus first travel ke-8 digelar, terungkap sudah keterkaitan Syahrini dalam kasus first travel dari eks pegawai first travel Regiana Azachira. First travel rupanya mengeluarkan uang Rp 1 miliar untuk membiayai umroh artis Syahrini dan rombongannya. First travel juga menanggung biaya pelesiran Syahrini ke Turki. Fakta ini terungkap saat jaksa penuntut umum membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) eks pegawai First Travel Regiana Azachira, yang bersaksi dalam sidang lanjutan bos First Travel, Rabu (21/3/2018).

“First Travel memberangkatkan Syahrini dengan membawa 11 peserta dan keberangkatan ini gratis berupa paket umrah dan jalan-jalan ke Turki senilai Rp 1 miliar,” ujar Regiana dalam BAP yang dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok, Jl Boulevard Nomor 7, Cilodong, Depok. Keterangan ini dibenarkan Regiana saat dimintai konfirmasi jaksa. “Betul Pak,” jawabnya. Regiana dalam kesaksiannya menyebut first travel mulai menggandeng artis untuk promosi sejak dibuatnya paket umrah promo pada Januari 2017.

Jaksa dalam surat dakwaan menyebut nama Syahrini yang digandeng untuk mempromosikan paket umrah dengan menjalankan ibadah umrah fasilitas VIP plus. Jaksa menyebut ada imbal balik yang diberikan Syahrini, yakni keharusan menggunakan atribut first travel serta membuat vlog dan mem-postingrangkaian perjalanan dengan menggunakan hashtag first travel.

Dengan kesaksian Regiana Azachira terungkap keterkaitan Syahrini dalam kasus first travel. Promosi paket umrah dengan menggandeng Syahrini terbukti ampuh menarik minat calon jemaah yang akhirnya tertipu oleh agen first travel.

Hari ini ada lima saksi yang diperiksa (21/03/2018), yang terdiri dari korban dan karyawan first travel, termasuk artis Syahrini. Syahrini seharusnya bersaksi dalam sidang bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan. Tapi dia tidak hadir karena masih berada di Eropa. Jaksa mendapat informasi Syahrini tengah terikat kontrak pekerjaan. Karena itu, jaksa akan menjadwalkan ulang pemanggilannya sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan penipuan umrah dan tindak pidana pencucian uang bos first travel.  dijadwalkan pemanggilan lagi Syahrini ditanggal 2 April untuk mengetahui keterkaitan Syahrini dalam kasus first travel.

Bantahan Keterkaitan Syahrini Dalam Kasus First Travel Saat Diperiksa Pertama Kali Di Bareskrim Polri

keterkaitan syahrini dalam kasus first travel

Jauh sebelum bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan, menjalani sidang sebagai terdakwa, Syahrini pernah diperiksa Bareskrim Polri. Dalam pemeriksaan Senin, 9 Oktober 2017. Syahrini lewat pengacaranya, Hotman Paris Hutapea, menegaskan tidak pernah menerima satu sen pun dari first travel. “Itu urusan dapur mereka. Harga yang ditagih ke manajemen Syahrini yang Rp 200 juta,” ujar Syahrini menegaskan pernyataan Hotman soal dirinya membayar biaya perjalanan umrah bersama rombongan.

Baca Juga : “Panggilan Sebagai Saksi Syahrini Tidak hadir Sidang Dalam Kasus First Travel”

Tapi keterangan Syahrini ini bertolak belakang dengan keterangan eks pegawai First Travel, Regiana Azachira. Jaksa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Regiana, yang menyebut First Travel merogoh uang Rp 1 miliar untuk membiayai Syahrini dan rombongan umrah dan jalan-jalan ke Turki.

“Kepepet, waktu itu dapat travel ini, dibayar harga reguler hampir Rp 200 juta, tapi dikasih fasilitas VVIP dengan imbalan kerja sama. Sistemnya, selama di tempat suci akan posting dua kali sehari,” kata Hotman, Senin (9/10/2017). Soal asal muasal duit Rp 1 miliar yang dikeluarkan first travel untuk membiayai umrah dan ke Turki Syahrini ini belum terungkap di persidangan. Jaksa masih menunggu Syahrini hingga datang bersaksi pada Senin, 2 April mendatang.

Keterkaitan Syahrini Dalam Kasus First Travel Jaksa Butuh Kesaksian

Kepada pihak managemen Syahrini, jaksa menegaskan kewajiban memenuhi panggilan untuk bersaksi dalam persidangan. “Saya sudah jelaskan ke pihak manajemen, apabila 3 kali tidak hadir maka kami akan menjemput paksa,” tegas jaksa. Pihak manajemen menurutnya berjanji Syahrini akan datang memenuhi panggilan sidang lanjutan bos First Travel pada Senin, 2 April.

Kesaksian keterkaitan Syahrini dalam kasus first travel di persidangan dianggap penting. Untuk pembuktian perkara dugaan penipuan perjalanan umrah dan pencucian uang bos first travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan. Di surat dakwaan bos first travel, Syahrini disebut karena ikut mempromosikan paket umrah dengan imbalan ibadah umrah fasilitas VIP plus.

Semoga saja dipanggilan ketiga Syahrini datang memenuhi kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang taat dan patuh terhadap hukum.