Inilah Daftar Nama Yang ‘GAGAL’ Di The Gunners

BERITAONLINE.ORG – Perjalanan karier Arsene Wenger sebagai manajer Arsenal pun akhirnya selesai di musim 2017/2018. Pada hari Jumat (20/4) lalu, sang profesor asal Perancis ini mengumumkan pengunduran diri mulai musim depan, menutup catatan yang telah ia tulis selama 22 tahun.

Selama itu Wenger telah berjasa untuk banyak hal, dimulai dari raihan sejumlah trofi domestik hingga mendatangkan puluhan pemain bintang ke London Utara. Beberapa dari mereka semakin naik kariernya sejak dilatih Wenger, seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, Cesc Fabregas, Robin van Persie, dan masih banyak lagi.

Meskipun itu, Wenger tidaklah sempurna. Ia juga beberapa kali melakukan transfer pemain yang mampu membuat banyak orang kebingungan. Hampir semua pemain ini terbukti tak bertahan lama berada di Emirates/Highbury.

Inilah daftar nama yang ‘gagal’ di The Gunners tersebut:

Takuma Asano (Dari Sanfrecce Hiroshima, 2016)
Tak kapok dengan penggalaman buruk saat merekrut pemain asal Asia, Wenger kembali mendatangi pemain asal Jepang ke stadion Emirates. Wenger menyebut ‘berbakat’. Tetapi izin kerja yang telah ditolak untuk bermain di Inggris, Sehingga harus dipinjamkan ke Stuttgart terlebih dahulu.

 

Park Chu-Young (Dari AS Monaco, 2011)
Ia merupakan dari panic buying di musim panas 2011. Kepindahannya ke Arsenal justru menghancurkan karier yang sudah bagus di Monaco. Ia hanya sekali bermain di Liga Inggris dan banyak dipinjamkan saat tiga musim di Arsenal. Di usia yang sudah 32 tahun, Park sedang menikmati kariernya di Seoul FC.

 

Ryo Miyaichi (Dari Chukyodai Chukyo High School, 2011)
Arsenal merupakan klub profesional pertama pemain yang direkrut oleh Wenger melewati jalur sesi trial ini. Ia adalah satu-satunya rekrutan yang berasal dari SMA. Selama ia berada di Arsenal hanya sekali turun di Liga Inggris, dan berkali-kali dipinjam ke klub lain di Belanda dang Inggris. Sampai akhir The Gunners melepasnya ke St. Pauli pada musim panas 2015.

 

Junichi Inamoto (Dari Gamba Osaka, 2011)
Inamoto sebagai bintang muda yang sedang bersinar, yang memiliki bakat sangat menarik. Wengerpun merekrut sebagai hal yang wajar, karena mengingat sang profesor pernah berkarier di Jepang. Tetapi, selama semusim di Highbury, sang bintang muda Inamoto ini tidak sekalipun diturunkan di liga Inggris.

 

 

William Gallas (Dari Chelsea, 2006)
Kesal dikarenakan Nomornya diambil oleh Michael Ballack, diapun datang ke Arsenal sebagai pertukaran dengan Ashley Cole ke Chelsea. selama 4 musim ini kariernya tidak terlalu buruk walau tanpa gelar, dan ia pernah menduduki sebagai kapten The Gunners. Sayangnya, ia terlalu sering membuat masalah di ruang ganti. Bahkan saat ia meninggalkan Emirates.

 

Mikael Silvestre (Dari Manchester United, 2008)
Wenger menghubungi Silvestre ketika sudah menerima tawaran pindah ke Manchester City. Faktor French connection membuat ia tak ragu untuk berpindah haluan. Silvestre adalah pemain bagus, tetapi ia sudah menurun karena cedera panjang yang dialami di dua musim terakhir di United.

 

Sebastien Squilacci (Dari Sevilla, 2010)
Mempunyai rekam jejak di Lyon, AS Monaco, serta Sevilla membuat kepindahannya ke Arsenal menjadi peningkatan karier untuknya. Tetapi keadaan tidak demikian, gagal memberikan nilai baik di musim pertama meski bermain cukup sering. Akhirnya ia jarang dimainkan di dua musim setelahnya.

 

Andre Santos (Dari Fenerbahce, 2011)
Ia merupakan dari pembelian panik Arsenal pada deadline bursa transfer musim panas setelah ditakhlukan oleh The Red Devil Manchester United 8-2 di Liga. Dua musim setelah berseragam Arsenal, ia lebih banyak cedera ketimbang bermain.

 

Kim Kallstrom (Dari Spartak Moskow, 2014)
Wenger secara dermawan tetap memberikan kontrak selama 6 bulan walau ia terdeteksi cedera punggung saat menjalani pemeriksaan medis, berharap ia sembuh. Kallstrom berhasil memberikan kontribusi yaitu memberikan gol pada adu pinalti babak semifinal Piala FA melawan Wigan yang dia sebut sebagai ’15 menit terbaik dalam hidupnya’ meski hanya bermain 4 kali selama di Arsenal.

 

Emiliano Viviano (Dari Fiorentina, 2013)
Pada saat itu ia sedang bermain bagus bersama La Viola. Entah apa yang dipikirkan Viviano saat menerima tawaran untuk ke Arsenal. Tetapi selama semusim di Arsenal, ia adalah satu-satunya pemain yang tidak pernah digunakan saat itu, dan ia akhirnya pulang ke Italia. Viviano mengakui bahwa kariernya di Arsenal merupakan titik terendah di sepak bola.