Fenomena Bule Hidup Susah Di Indonesia

bule hidup susah di indonesia

Banyak sekali fenomena orang asing  atau bule dengan kisah hidupnya , tidak sedikit bule hidup susah di Indonesia. Belum lama ini beredar kabar berita viral “Ian se bule Inggris yang luntang lantung hidupnya di Tanggerang”.

Cerita tentang Ian awalnya tersebar dalam sejumlah postingan di Facebook. Dari sejumlah foto dan video, terlihat kondisinya yang sangat menyedihkan. Ia tidak bisa berbahasa Indonesia dan terdengar aksen British yang begitu kental.

Seorang warga negara Inggris bernama Ian, hidup luntang-lantung di Tangerang, Banten. Dikarenakan tidak memiliki uang sama sekali, Ian tinggal di pinggir kali angke belakang tembok metland puri,

Informasi yang diberikan oleh Bp Dedy selaku ketua RT 07/ RW 08 kelurahan Petir, Cipondoh di Lokasi itu terlihat ada semacam tempat tidur yang disusun dari bambu dan di atasnya ada tumpukan plastik. Ada juga terpal berwarna biru yang terlihat di sekitar lokasi tersebut. Selain itu, ada koper berwarna hitam dan juga semacam tungku untuk memasak. Terlihat juga semacam wajan kecil di lokasi tersebut.

Ian seorang bule hidup susah di Indonesia, bercerita soal alasannya tinggal di pinggil kali Angke. Ia mengaku tak punya pilihan saat hidup tanpa uang setelah ditinggal istrinya. Sebelumnya, Ian mengaku sejak delapan tahun lalu sudah sering ke Indonesia sebagai turis. “Sudah lama, saya datang, pergi, datang, pergi. Delapan tahun lalu,” ujar Ian dalam bahasa Inggris.

Penjelasan Bule Hidup Susah Di Indonesia Bernama Ian Warga Negara Inggris

Dedy selaku Ketua RT mengaku melihat paspor, masa tinggal Ian di Indonesia hingga Agustus 2018. Ian sudah pensiun dari pekerjaannya di negara asalnya. Ian mengaku setiap bulan dikirim uang pensiun dari perusahaannya, namun rekeningnya dipegang istri yang sekarang meninggalkannya.

bule hidup susah di Indonesia

Baca Juga : Sidang Vonis Ujaran Kebencian Jonru

“Saya dulu kerja di perusahaan di Inggris dan pensiun dini, dan sekarang saya ingin coba cari kerja di sini,” kata Ian saat bercerita dengan Ketua RT 07/RW 08 Kelurahan Petir, Dedy, di warkop area pembangunan Masjid Al Mukminin, Metland Puri, Tangerang, Banten, Sabtu (3/3/2018).

Sekarang Ian sedang mengurus untuk membuat rekening baru agar uang pensiunannya bisa diterimanya lagi. “Sekarang saya sudah punya rekening lagi, saya mencoba hubungi kantor saya dulu. Saya jelaskan semuanya dan minta mereka hentikan pengiriman uang, dan sekarang mereka akan kirim ke saya lagi,” ucap Ian dalam bahasa Inggris. “Jika sudah bisa menerima lagi uang pensiun nya ia ingin menyewa tempat tinggal dan mengurus documen visa agar bisa bekerja di Indonesia” tambahnya

Tentunya sangat miris mendengar cerita ini, banyak warga sekitar yang kasihan dengan Ian melihat kondisi yang dialaminya. Tak sedikit warga sekitar yang membantu mentraktir coffee dan makan untuknya.  Salah satu warga, Sonhadji mengaku Ian kerap lalu lalang di sekitar area pembangunan Masjid Al-Mukminin. “Dia kalau lewat-lewat sini sering. Kadang kita panggil ‘mister, come here. Coffee‘. Dia datang, duduk minum kopi,” Sabtu (3/3/2018).

Menurut Sonhadji, warga mengajak Ian ngopi karena alasan kasihan. Sonhadji juga membenarkan Ian sudah terlihat hidup luntang lantung sejak empat atau lima bulan lalu. “Kita ajak ya karena kasihan. Dia pas dipanggil juga pegang-pegang kantong kayaknya mau bilang nggak punya uang. Tapi saya bilang, ‘coffee for you’. Dia senang, hore katanya,” ujar Ian.

Semoga dalam jangka waktu dekat ini Ian se Bule Inggris ini mendapatkan solusi seperti uang pensiunnya dapat diterimanya kembali dan dapat kembali hidup normal.