Kegiatan Usaha Alexis Ditutup Total Oleh Anies Baswedan Dikarenakan Ada Prostitusi Dan Perdagangan Manusia

alexis ditutup total

Viral diberitakan Alexis ditutup total oleh Anies Baswedan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menghentikan seluruh operasi di Hotel Alexis. Keputusan ini diambil setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin usaha Alexis. Anies mengatakan, pihaknya telah mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) milik PT Grand Ancol Paragon. Di mana PT Grand Ancol Paragon menaungi Hotel Alexis.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan Alexis ditutup total disebabkan pelanggaran yang ditemukan. Dari pemeriksaan, ada praktik prostitusi dan perdagangan manusia. Anies telah mengirimkan surat keputusan pencabutan tanda usaha kepada Grup Alexis sejak Kamis (22/3/2018). Anies telah memberi batas waktu lima hari dan meminta semua unit usaha Alexis ditutup hari ini. Batas waktu tersebut habis kemarin sehingga hari ini Grup Alexis harus menutup semua unit usahanya.

“Apa yang diindikasikan tentang praktik-praktik pelanggaran itu ditemukan bukti-bukti yang kuat telah terjadi. Bukan narkoba, yang narkoba kita tidak lihat, tetapi praktik prostitusi, praktik perdagangan manusia ditemukan di situ,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018). Anies menegaskan ada enam unit usaha Alexis ditutup total. Unit usaha yang ditutup terdiri dari restoran, karaoke, dan bar. “Semuanya (ditutup),” tegas Anies.

Apabila manajemen Alexis tidak menggubris surat penutupan Pemprov, Anies menyebut pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Kita beri waktu sampai hari ini, setelah itu kita bertindak bila tidak ada penutupan,” ucap Anies. Dia tidak membeberkan tindakan apa yang akan diambil Pemprov DKI terhadap Alexis. Namun, dia memastikan tidak akan ada pengerahan pasukan. “Kami tidak kirim pasukan, kami kirim secarik kertas keputusan bahwa TDUP saudara dicabut,” kata Anies.

Dengan melanggarnya salah satu usaha dari PT Grand Ancol Paragon, sesuai Pergub nomer 18 tahun dan 2018, dimana apabila salah satu usaha pariwisata dicabut TDUP-nya, maka seluruh usaha dibawah perusahaan tersebut ditutup. Anies menyebutkan proses penutupan semua unit usaha Alexis sudah sesuai dengan prosedur. Dia mengatakan penutupan tersebut berdasarkan laporan dari media massa.

Alexis Ditutup Total Oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta!! Persiapan Polri Dan Satpol PP

alexis ditutup total

Terkait pemberitaan Alexis ditutup total, polisi belum menerima permohonan bantuan personel. “Belum ada permintaan pengamanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfrimasi, Rabu (28/3/2018). Kendati demikian, pihaknya tetap akan bersiaga untuk melakukan pengamanan. Menurut Argo, polisi tak ingin terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Pengamanan juga sebagai langkah antisipasi. “Tetap kita standby,” ujar Argo.

Baca Juga : “Anies Baswedan Terancam Dinonaktifkan Jika Tidak Menjalankan Rekomendasi Ombudsman”

Rencana eksekusi alexis ditutup total oleh Pemprov DKI Jakarta Satpol PP menyatakan sudah siap, tinggal menunggu ‘lampu hijau’ dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ujar dari Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu. Dia menegaskan Satpol PP tinggal menunggu perintah dari Anies. “Satpol PP siap menegakkan perda dan pegub mengawal pergub dan perda. Menunggu apa yang diperintahkan gubernur,” kata Yani kepada wartawan di Sunter Jaya, Jakarta Utara, Sabtu (24/3/2018).

Saat ini yang Yani lakukan adalah terus mempersiapkan jajarannya. Dia ingin memastikan, jika nantinya eksekusi ini dilakukan, tidak ada kesalahan sehingga tidak timbul masalah baru. “Saat ini kewenangan tertinggi itu berada di pimpinan tertinggi, jadi kita sebagai bawahan menunggu lampu hijau tettt… jalan,” ucapnya.

Anies sebelumnya mengatakan akan mendisiplinkan pejabat Pemprov DKI yang bertindak di luar perintahnya. Hal tersebut tak terlepas dari tersebarnya surat soal rencana eksekusi penutupan Alexis dan pengerahan anggota Satpol PP.